Perkalian matrix ordo 2×2 dengan ordo 2×3

Posted: October 4, 2012 in TugasPBO

package tugasmatrix;
// Nama package merupakan tugasmatrix

import java.util.Scanner;
//Digunakan untuk dapat menginputkan dari keyboard

// @author hervinda

public class Main
// class java yang bernama Matrix yang dapat diakses secara public
{
public static void main(String[] args)
// Fungsi utama dari perkalian matrix
{
System.out.println(“Perkalian Matrix 2×2 dengan Matrix 2×3”);
Scanner input= new Scanner(System.in);

int a[][]= new int[2][2];
// Inisialisasi array a dua dimensi sebagai matrix yang mempunyai ordo 2×2 dengan a mempunyai tipe data interger.

int b[][]= new int[2][3];
// Inisialisasi array b dua dimensi sebagai matrix yang mempunyai ordo 2×3 dengan b mempunyai tipe data interger.

int c[][]= new int[2][3];
// Inisialisasi array c dua dimensi sebagai matrix hasil perkalian matrix 2×2 dan 2×3 yang menghasilkan matrix dengan ordo 2×3 juga sebagai c.

System.out.println(“\nInputkan Nilai Matrix Ordo 2×2= “);
for(int i=0; i<=1; i++)
// Perulangannya menggunakan for dengan i untuk perulangan baris matrix yang menggunakan tipe data integer samadengan 0 dengan i lebih kecil sama dengan 1 dan iterasi i increment.

{
for(int j=0; j<=1; j++)
// Untuk j merupakan kolom pada matrix ordo 2×2 dengan tipe data integer dengan j=0 dan j lebih kecil samadengan 1 dan iterasi pada j increment.
{
System.out.print(“[“+i+”][“+j+”]: “);
a[i][j]= input.nextInt();
// Sintax diatas digunakan untuk memasukkan inputan pada array a pada baris i dan kolom j.

}
}

System.out.println(“\nInputkan Nilai Matrix Ordo 2×3= “);
for(int k=0; k<=1; k++)
// Untuk k merupakan alamat baris pada matrix matrix ordo 2×3 dengan tipe data integer k=0 dan k lebih kecil sama dengan 1 dan iterasi pada k increment

{
for(int l=0; l<=2; l++)
// Untuk l merupakan alamat baris pada matrix ordo 2×3 dengan tipe data integer l=0 dan l lebih kecil samadengan 2 dan iterasi l increment.
{

System.out.print(“[“+k+”][“+l+”]: “);
b[k][l]= input.nextInt();
// Untuk sintax diatas digunakan untuk memasukkan inputan pada array b pada baris k dan kolom l.
}
}

c[0][0]= a[0][0]*b[0][0]+a[0][1]*b[1][0];
c[0][1]= a[0][0]*b[0][1]+a[0][1]*b[1][1];
c[0][2]= a[0][0]*b[0][2]+a[0][1]*b[1][2];
c[1][0]= a[1][0]*b[0][0]+a[1][1]*b[1][0];
c[1][1]= a[1][0]*b[0][1]+a[1][1]*b[1][1];
c[1][2]= a[1][0]*b[0][2]+a[1][1]*b[1][2];
// Sintax diatas merupakan rumus dari perkalian matrixnya yang sesuai dengan indexnya masing-masing pada matrix a dan b yang akan tersimpan pada array.
// c[0][0]= a[0][0]*b[0][0]+a[0][1]*b[1][0];
c[0][0] merupakan hasil dari perkalian pada index 0
dan rumusnya pada matrix a baris yang berindex 0 dan kolom yang berindex 0 dikalikan matrix b baris yang berindex 0 dan kolom yang berindex 0 kemudian ditambahkan perkalian dari matrix a pada baris yang berindex 0 dan kolom yang berindex 1 dikalikan matrix b baris yang berindex 1 dan kolom yang berindex 0.
// perkalian pada matrix intinya baris dikalikan kolom

System.out.println(“\nMatrix 2×2 * Matrix 2×3= “);
for(int m=0; m<=1; m++)
{
for(int n=0; n<=2; n++)
{
System.out.print(c[m][n]+”\t”);
}
System.out.println(“”);
}
//Perulangan diatas digunakan untuk menampilkan hasil dari perkalian matrix ordo 2×2 dan 2×3 dan menghasilkan matrix ordo 2×3 juga. Pada m merupakan baris dari matrix hasil perkalian dan n merupakan kolomnya.

}
}

Output:

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s